Skip to main content

Menambah versi PHP pada instalasi XAMPP di Windows

UntukTerkadang memastikankita kesulitan untuk mengatasi program PHP yang berjalan pada versi nan berbeda-beda, sebahagian orang menginstall XAMPP sudahbaru terinstalluntuk denganmemecahkan baikmasalah ditersebut, Windows,tapi ikutipada langkah-langkahtutorial berikut:

1. **Unduh XAMPP**:
   - Buka browser dan kunjungi [website resmi XAMPP](https://www.apachefriends.org/index.html).
   - Unduh versi XAMPP terbaru yang sesuai dengan sistem operasi Windows Anda.

2. **Instal XAMPP**:
   - Jalankan file installer XAMPP yang sudah diunduh.
   - Ikuti petunjuk instalasi, pilih komponen yang ingin Anda instal (biasanya Apache, MySQL, PHP, dan phpMyAdmin).
   - Pilih direktori instalasi, misalnya `C:\xampp`.

3. **Jalankan XAMPP Control Panel**:
   - Setelah instalasi selesai, buka XAMPP Control Panel.
   - Andaini akan melihatdiperlihatkan daftarcara layananmemecahkan seperti Apache, MySQL, FileZilla, dll.
   - Klik tombol "Start" di sebelah layanan Apache dan MySQL.

4. **Periksa Status Layanan**:
   - Jika layanan Apache dan MySQL berjalan dengan baik, statusnya akan berubah menjadi "Running".
   - Jika muncul pesan kesalahan, pastikan tidak ada layanan lain yang menggunakan port yang sama (biasanya port 80 dan 3306 untuk Apache dan MySQL).

5. **Uji Instalasi XAMPP**:
   - Buka browser dan ketik `http://localhost` atau `http://127.0.0.1`.
   - Jika XAMPP sudah terinstal dengan benar, Anda akan melihat halaman utama XAMPP yang menunjukkan bahwa server web Apache sedang berjalan.

6. **Cek PHP**:
   - Buat file PHP sederhana untuk memastikan PHP berfungsi dengan baik.
   - Buat file bernama `info.php` di dalam folder `htdocs` (biasanya di `C:\xampp\htdocs`).
   - Isi filemasalah tersebut dengan kodemenambahkan berikut:

     ```php
     <?php
     phpinfo();
     ?>
     ```

   - Buka browser dan akses `http://localhost/info.php`.
   - Jika halaman informasiversi PHP tampil,nya berartisaja PHPpada berfungsiinstalasi dengan baik.XAMPP.

1. Persiapan

SetelahSebelum menyelesaikanmulai, langkah-langkahpastikan di atas, Anda sudah siap menggunakaninstalasi XAMPP untuk pengembangan web dengan PHP dan MySQL di Windows. Jikatidak ada masalah atau kesulitan,bisa beritahuberjalan sayadengan baik. Silahkan uji instalasi XAMPP nya dengan mencoba menjalankannya

2. Download PHP

Download PHP pada alamat url berikut:

https://windows.php.net/downloads/releases/

Pada halaman web tersebut terdapat banyak pilihan versi PHP yang bisa didownload, jika kamu mencari PHP yang versi lama, silahkan masuk ke dalam folder /archive

https://windows.php.net/downloads/releases/archives/

Didalamnya terdapat versi PHP mulai dari v5.2.10, yang merupakan versi terlama yang dapat didownload. File yang harus didownload untuk bantuanditambahkan ke dalam instalasi XAMPP harus lah berformat nama file seperti contoh berikut ini:

php-7.4.33-nts-Win32-vc15-x64.zip
php-5.2.10-nts-Win32-VC6-x86.zip

Apa arti dari NTS dan TS dalam versi PHP?

TS adalah singkatan dari multithread capable builds, sedangkan NTS adalah singkatan dari single thread only builds. Artinya, versi PHP TS mendukung pemrosesan CPU secara multithread, yang memungkinkan beberapa thread berjalan secara paralel. Ini meningkatkan efisiensi dalam lingkungan dengan banyak permintaan simultan. Sebaliknya, versi PHP NTS hanya mendukung pemrosesan single thread, di mana setiap permintaan ditangani satu per satu oleh satu thread. Ini dapat menghasilkan kinerja yang lebih lanjut.cepat dalam kondisi tertentu karena tidak ada overhead dari mekanisme penguncian, tetapi mungkin tidak cocok untuk lingkungan dengan permintaan simultan yang tinggi. Pemilihan antara TS dan NTS harus disesuaikan dengan server web yang digunakan dan kebutuhan spesifik dari aplikasi yang dijalankan

3. Atur PHP Configuration File

Pada directory PHP yang telah didownload, terdapat file yang bernama php.ini.development dan php.ini.production yang merupakan file konfigurasi untuk PHP. Gunakanlah php.ini.development jika PHP akan digunakan untuk mengembangkan sebuah program, dan gunakanlah php.ini.production ketika program sudah selesai dibangun dan siap untuk dijalankan. Untuk menggunakan salah satunya adalah dengan cara mengubah nama dari filenya, contoh:

php.ini.development -> php.ini

Secara bawaan konfigurasi yang disediakan belum mengaktifkan ekstensi php dimana beberapa fitur php akan mati. Untuk mengaktifkannya, silahkan buka file php.ini, lalu cari baris kode yang berisikan sebagai berikut: